pernah nggak sih? kamu bingung sama jati dirimu sendiri
saat kamu meyakini bahwa dirimu a, ternyata orang lain melihatmu b
Selasa, 22 September 2015
Sabtu, 04 Juli 2015
(((belum kepikiran judul)))
Hai
Aku nggak bisa tidur
"Di saat kebanyakan remaja menangisi pacar mereka, para siswa Smala lebih memilih menangisi masa depan negeri ini; Di saat sebagian besar orang berebut jabatan, para siswa Smala lebih memilih saling memberikan kesempatan; Di saat kebanyakan remaja sibuk mencari tempat untuk hang out sepulang sekolah, para siswa Smala lebih memilih mengaji di masjid—bahkan blusukan di panti-panti asuhan demi mengurusi kegiatan-kegiatan amal. Terkadang hal ini membuat saya merinding, karena sering saya membayangkan bahwa suatu hari wajah-wajah merekalah yang akan banyak menghiasi gerak roda bangsa ini. Dan lagi-lagi Smala telah membuktikan kapabilitasnya sebagai pencetak orang-orang luar biasa, kuncinya adalah pembentukan karakter yang begitu kuat."- mas ario
Kamis, 02 Juli 2015
Teguran
aku lupa kapan terakhir kali aku merasakannya
hanya saja, ini terasa begitu menyakitkan
saat kita sedang sibuk dengan rutinitas, kita lupa, lupa bahwa orang tua kita, ayah, ibu bertambah tua, semakin membutuhkan kita
dengan niat awal membanggakan orang tua, menjadi seperti mengorbankan orang tua
bukan bermaksud menyalahkan siapa-siapa, tapi aku hanya lelah...
lelah untuk memaksa orang tuaku untuk mengikuti semua yang kumau
kemarin, baru kemarin, aku sedang bermain bersama teman-teman
dengan baju garis-garis
kami makan minum foto dan lain lain
tapi lagi-lagi, waktu membuat semuanya harus berhenti
aku mulai mencari hp untuk menghubungi orang tua
lagi-lagi, aku tidak ada yang menjemput
ayah ke luar kota
kakek koma
dan aku....
sedang senang-senang
aku mulai mencari cara agar bisa pulang
senang akhirnya ada yang searah
aku kembali bisa tersenyum dan berfoto, lagi
wow, belum lama sudah ada 3 missed call dari ayah
kupikir ayah bingung pulangku bagaimana
jadi hanya kukirim sms aku pulang dengan kakak kelas
panggilan masuk lagi
dari no name
oh, ternyata om ku
DEG
aku bingung, semuanya terasa menyakitkan
indri bertanya 'he lapo kon?'
mungkin aku terlalu ekspresif, pikirku
kakiku lemas
aku duduk, menekuk kaki dan meletakkan tangan diatasnya
sayang sekali aku tidak pandai menahan
hanya saja, yang lain sedang tertawa
jadi aku diam, dan masuk ke ruangan
aku bingung
benar memang tidak ada yang tau umur manusia
benar jika siapa pun bisa dipanggil-nya
innalillahhi wa innailaihi roji'un
selamat jalan yangkung, semoga semua amal ibadah diterima disisi-Nya
maaf belum bisa membanggakan buat yangkung
doa hila menyertai yangkung
hanya saja, ini terasa begitu menyakitkan
saat kita sedang sibuk dengan rutinitas, kita lupa, lupa bahwa orang tua kita, ayah, ibu bertambah tua, semakin membutuhkan kita
dengan niat awal membanggakan orang tua, menjadi seperti mengorbankan orang tua
bukan bermaksud menyalahkan siapa-siapa, tapi aku hanya lelah...
lelah untuk memaksa orang tuaku untuk mengikuti semua yang kumau
kemarin, baru kemarin, aku sedang bermain bersama teman-teman
dengan baju garis-garis
kami makan minum foto dan lain lain
tapi lagi-lagi, waktu membuat semuanya harus berhenti
aku mulai mencari hp untuk menghubungi orang tua
lagi-lagi, aku tidak ada yang menjemput
ayah ke luar kota
kakek koma
dan aku....
sedang senang-senang
aku mulai mencari cara agar bisa pulang
senang akhirnya ada yang searah
aku kembali bisa tersenyum dan berfoto, lagi
wow, belum lama sudah ada 3 missed call dari ayah
kupikir ayah bingung pulangku bagaimana
jadi hanya kukirim sms aku pulang dengan kakak kelas
panggilan masuk lagi
dari no name
oh, ternyata om ku
DEG
aku bingung, semuanya terasa menyakitkan
indri bertanya 'he lapo kon?'
mungkin aku terlalu ekspresif, pikirku
kakiku lemas
aku duduk, menekuk kaki dan meletakkan tangan diatasnya
sayang sekali aku tidak pandai menahan
hanya saja, yang lain sedang tertawa
jadi aku diam, dan masuk ke ruangan
aku bingung
benar memang tidak ada yang tau umur manusia
benar jika siapa pun bisa dipanggil-nya
innalillahhi wa innailaihi roji'un
selamat jalan yangkung, semoga semua amal ibadah diterima disisi-Nya
maaf belum bisa membanggakan buat yangkung
doa hila menyertai yangkung
Minggu, 16 November 2014
yha
jatuh
jatuh sekali
sangat jatuh
benar benar jatuh
mau dibawa kemana muka
ya hil lain kali pikir dulu. jangan hanya mikirin emosi. belakangkan emosi. tapi yasudah, semoga jadi pelajaran.
jatuh sekali
sangat jatuh
benar benar jatuh
mau dibawa kemana muka
ya hil lain kali pikir dulu. jangan hanya mikirin emosi. belakangkan emosi. tapi yasudah, semoga jadi pelajaran.
Rabu, 02 Juli 2014
Alhamdulillah
Yak, halo semua. Alhamdulillah. Iya alhamdulillah. Terima kasih banyak yaAllah. Semoga ini awal dari kesuksesan yang lain, aamiin.
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Aku sudah pernah bilang, jalan ini tidaklah mudah. Jangan sedih kawan, perjalanan ini tidak pernah menjanjikan jalan yang mulus tanpa rint...
-
Oh, jadi begini rasanya. Ternyata memilih jauh lebih susah dari pada menjadi sebuah pilihan. Apalagi untuk memilih seorang pemimpin. Berk...
-
Saat musibah datang seolah tak pernah selesai, aku bertanya "Rabb, mengapa hidup ini begitu susah untuk dijalani?" Tapi tak a...